Rabu, 04 Februari 2015

Hasil VCT Di 6 Kecamatan, Belum Ada PNS Positif HIV



WONOSOBOZONEInisiatif Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten (KPAK) Wonosobo untuk menggelar mobile voluntary conseling test (VCT) di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kecamatan mendapat sambutan positif. Dari hasil mobile VCT yang telah selesai dilaksanakan di 6 Kecamatan, yaitu Garung, Kaliwiro, Selomerto, Kertek, Kepil dan Mojotengah, rata-rata peminat CVT berada di atas angka 50 orang. Para PNS di lingkup Kecamatan, seperti para Sekdes, Lurah maupun pegawai di internal kecamatan dan UPTD secara sukarela menjalani tes untuk mengetahui status HIV tersebut.

Antusiasme para PNS di keenam kecamatan dalam menyambut tim VCT tersebut diungkapkan Dokter Handoko Sulistiyo dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonosobo, di sela pengambilan sampel darah para pegawai Kecamatan Wonosobo, Rabu (4/2). Hal itu menurut Handoko sangat positif, mengingat saat ini upaya untuk mencegah penularan HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo tengah gencar dilakukan. Disasarnya PNS, diharapkan bisa menimbulkan efek antisipatif bagi para aparatur Negara, agar ke depan lebih berhati-hati dan waspada terhadap penyakit mematikan itu. Media penularan HIV/AIDS yang cukup beragam, menurut Handoko juga sangat perlu dipahami para pegawai, karena selain melalui kontak seksual seperti yang telah diketahui secara umum, HIV/AIDS bisa pula menular melalui jarum suntik yang biasa digunakan para pecandu narkoba. Dengan mengikuti VCT yang diadakan KPAK bersama Dinkes dan Wonosobo Youth Center (WYC) tersebut, para pegawai juga akan lebih memahami apa saja model penularan beserta gejala-gejala penderita HIV/AIDS. Hingga VCT ke-7 yang digelar di Kecamatan Wonosobo, Handoko mengaku pihaknya belum menemukan adanya PNS yang terdeteksi positif HIV.

KPAK Wonosobo sendiri, seperti dikatakan Firdaus Nur Syahbana,  mengaku masih akan menuntaskan VCT keliling hingga tuntas di 15 Kecamatan. Ke depan, pihaknya juga tak menutup kemungkinan melakukan tes serupa untuk seluruh PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Untuk keperluan tersebut, Firdaus mengaku masih terus berkoordinasi dengan Wakil Bupati selaku pembina KPAK,serta Dinas Kesehatan Kabupaten. Diharapkan, dengan telah adanya mobile VCT bagi kalangan PNS, tidak akan ada aparat sipil Negara di Wonosobo yang tertular HIV/AIDS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar